Daun Muda yang Menjadi Peneliti Internasional

| Senin, 22 Desember 2014
Gelar tokoh muda diberikan kepada peneliti dari Jurusan Kimia Fakultas MIPA Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) Sri Fatmawati. Penelitiannya potensial menghasilkan senyawa obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti malaria, infeksi, diabetes, kanker, alzheimer, bahkan diharapkan bisa berkembang untuk mengobati HIV.
https://dn3pm25xmtlyu.cloudfront.net/photos/large/755964059.jpg?1365494153&Expires=1419399199&Signature=wF4EZPZSn-Pa2IHg7fEaGlTUL6pa9GA89mGpqF2YWYV0sHj5kiXG9oI5RYWzVlfV6R61YlfPoic43iU1c8Oz7JKfCtOulGwxEmYnPQDlDq65rAbnHpp7FLgVr4uqBvZNL2EeIgC1XlLcMGGdCpIzhqkbg71gAq~LoKbj0k5724o_&Key-Pair-Id=APKAIYVGSUJFNRFZBBTA 
Jika pada tahun sebelumnya penyandang gelar People of The Year KORAN SINDO adalah orang-orang dengan latar belakang politik-ekonomi, tahun ini KORAN SINDO memilih tokoh dari bidang olahraga sebagai People of The Year 2013.
Adalah Indra Sjafri, sosok yang dinilai layak atas gelar POTY 2013. Nama pria berdarah Minang itu menjadi perbincangan hangat lantaran sukses membawa Tim Nasional U-19 asuhannya memenangi Asean Football Federation (AFF) 2013 dan lolos ke putaran final Piala Asia U- 19.
Indra Sjafri mampu mengungguli sembilan kandidat lain semisal tim besutannya sendiri, Timnas U-19, Haryanto Albar (penemu listrik mikrohidro), Angkie Yudistia (founder dan CEO Thisable Enterprise), Valencia Mieke Randa (founder Blood for Life), Karen Agustiawan (direktur utama Pertamina), Jahja Setiaatmadja (presiden direktur BCA), Abdullah Azwar Anas (bupati Banyuwangi), Joe Taslim (aktor), serta Utami Roesli (aktivis hak bayi untuk mendapatkan air susu ibu).
Penetapan Indra Sjafri sebagai pemenang POTY dilakukan melalui serangkaian tahap seleksi metodologi yang cukup ketat. Diawali dengan focus group discussion (FGD), nama Indra Sjafri disebut oleh mayoritas peserta FGD yang notabene merupakan anggota tim redaksi. Tak hanya nama Indra yang mencuat, nama-nama lain juga menjadi pembicaraan sehingga akhirnya terpilihlah 10 nama kandidat yang sekiranya layak menjadi tokoh paling berpengaruh versi KORAN SINDOini. Setelah menentukan 10 kandidat terbaik, proses selanjutnya adalah survei publik dan wawancara dengan panel expert. Untuk menjaring pendapat publik, ada dua sistem yang dilakukan.
Pertama, melalui telesurvei (percakapan melalui telepon). Kedua, melalui survei online. Metode melalui percakapan telepon dilakukan pada periode 28 Oktober – 28 November 2013. Responden di sembilan kota besar di Indonesia (Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Denpasar, dan Palembang) dipilih secara acak dari buku telepon. Adapun survei onlinedilakukan antara 25 November hingga 7 Desember 2013 melalui situs www.sindonews.com dan www.koran-sindo.com.
Melalui dua media tersebut, terkumpullah 1.000 responden untuk survei telepon dan 772 responden untuk survei online. Dalam survei telepon, muncul lima kandidat terbaik yakni Timnas U-19, Angkie Yudistia, Haryanto Albar, Indra Sjafri, serta Utami Roesli. Untuk survei melalui telepon, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja berhasil menduduki peringkat pertama diikuti empat besar: Indra Sjafri, Haryanto Albar, Timnas U-19, serta aktor laga Joe Taslim.
Survei publik tidak menjadi satusatunya alat untuk menentukan pemenang. Tahap selanjutnya adalah penilaian dari panel expert. Dari tahun ke tahun, pemilihan pemenang POTY memang selalu melibatkan juri yang representatif, kompeten, dan memiliki kredibilitas yang tidak diragukan di bidangnya. Untuk tahun ini terpilih tujuh tokoh untuk terlibat dalam proses penentuan pemenang.
Mereka adalah Yuswohady (konsultan pemasaran), Siti Zuhro (peneliti senior LIPI), Hasnul Suhaimi (CEO XL Axiata), Noni S Purnomo (President Director of Blue Bird Group Holding), Ary Ginanjar Agustian (pendiri ESQ Leadership Center), Agustinus Prasetyantoko (dekan Fakultas Ilmu Administrasi Bisnis dan Ilmu Komunikasi, Unika Atma Jaya), serta Makarim Wibisono (direktur eksekutif ASEAN Foundation). KORANSINDO melakukan in depth interview untuk menjaring pendapat dari para tokoh tersebut. Wawancara dengan panel expertbukanlah tahap final.
Masih ada satu lagi proses untuk mendapatkan tokoh yang paling layak mendapat anugerah People of The Year utama atau terbaik di antara yang terbaik, yakni melalui FGD final redaksi. Pada tahap ini, penilaian dari semua pihak, baik survei publik secara onlineserta telepon maupun penilaian dari panel expertdigabungkan kemudian dilakukan scoring. Hasilnya, Indra Sjafri memperoleh skor tertinggi. Akhirnya dicapailah kesepakatan untuk menetapkan Indra Sjafri sebagai tokoh terbaik pilihan KORAN SINDO dalam People of The Year 2013.
Selain memilih People of The Year, KORAN SINDOjuga memberikan penghargaan khusus kepada para tokoh yang pada 2013 dinilai telah memberi kontribusi serta manfaat besar bagi banyak orang dan lingkungan di bidang masing-masing. Untuk POTY 2013, ada delapan kategori yang ditetapkan yakni CEO BUMN, CEO swasta, kepala daerah, tokoh perempuan, tokoh muda, tokoh social entrepreneur, atlet berprestasi, serta lifetime achievement.
Penetapan pemenang untuk kategori khusus ini tidak melibatkan survei publik, melainkan murni berdasarkan pilihan panel expertdan tim redaksi. Untuk kategori CEO BUMN, Ignasius Jonan (direktur utama PT Kereta Api Indonesia) terpilih sebagai pemenang. Jonan yang menjabat sebagai direktur utama PT KAI sejak 2009 memulai sekaligus mengomandani pelaksanaan berbagai inovasi dan perbaikan layanan untuk mengubah wajah perkeretaapian Indonesia.
Upaya Jonan melakukan transformasi di tubuh PT KAI dimulai dengan mengajak seluruh pegawai PT KAI mengubah pemikiran dari product orientedmenjadi customer oriented. Mutu dan prosedur operasional sangat diperhatikan demi kenyamanan, ketepatan waktu, dan keselamatan penumpang. Pembenahan di sektor manajemen dilakukannya dengan tiga langkah utama. Pertama, setiap orang diberi tugas, target, dan tanggung jawab yang lebih jelas. Kedua, perbaikan kompensasi hingga standar umum. Dan ketiga, penerapan reward and punishment.
Apabila ada pegawai atau pejabat yang tidak bisa beradaptasi dengan perubahan paradigma dan budaya kerja ini, Jonan tidak segan-segan “membuang” bahkan memecatnya. Sementara itu, untuk CEO perusahaan swasta terpilih Jahja Setiaatmadja selaku presiden direktur Bank Central Asia (BCA). Kiprah Jahja mampu mencuri perhatian para juri. Kepiawaiannya dalam mempertahankan posisi BCA sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia dinilai layak mendapat apresiasi.
Dalam kategori kepala daerah, pilihan jatuh kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Sebelum dipimpin Anas, Banyuwangi relatif tertinggal dibanding daerah lain di Jawa Timur. Anas merancang berbagai solusinya dengan memetakan potensi yang ada berdasarkan kekhasan daerah agar mempunyai diferensiasi dan berdaya saing tinggi. Alhasil, kini Banyuwangi menjelma menjadi salah satu kabupaten maju dan paling menjanjikan di Indonesia.
Susi Pudjiastuti, ownerdan CEO Susi Air, terpilih sebagai figur terbaik kategori tokoh perempuan. Dia dinilai mampu membuka akses lebih mudah ke berbagai daerah pelosok di Indonesia melalui maskapai yang didirikannya. Selanjutnya, gelar tokoh muda diberikan kepada peneliti dari Jurusan Teknik Kimia Fakultas MIPA Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) Sri Fatmawati. Penelitiannya potensial menghasilkan senyawa obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti malaria, infeksi, diabetes, kanker, alzheimer, bahkan diharapkan bisa berkembang untuk mengobati HIV. 
Kategori social enterpreneur dimenangi oleh Suratimin. Kiprah Suratimin yang secara konsisten melakukan usaha konservasi di Gunungkidul sekaligus memberdayakan masyarakat desa membuat para juri dan dewan redaksi memberi nilai plus kepada bapak dua anak ini. Untuk tahun 2013, KORAN SINDO juga mengusung kategori atlet berprestasi. Pemain bulutangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir mendapat apresiasi terbaik dengan berbagai prestasi di ajang internasional yang diraihnya.
Gelaran People of The Year Koran Sindo 2013 juga menghadirkan penghargaan khusus lifetime achievement. Apresiasi istimewa ini dianugerahkan kepada tokoh yang berdedikasi penuh kepada bangsa dan negara serta konsisten memberikan kontribusi di jalur yang ditekuninya. Pilihan dewan redaksi dan tim juri jatuh kepada Prof DR (HC) Ing Dr Sc Mult Bacharuddin Jusuf Habibie. Keteladanan, pengaruh, dan konsistensinya sebagai cendekiawan menjadi alasan KORAN SINDOmendaulat presiden ketiga RI ini sebagai penerima penghargaan lifetime achievement.
Membangun Optimisme Masa Depan 
Optimisme, visi, kerja keras, dan tekad yang besar untuk memajukan dunia sepak bola nasional tecermin dalam sosok Indra Sjafri. Perjuangan Indra Sjafri untuk membawa timnya menuju kesuksesan memang tidak mudah. Demi mencari bibit-bibit unggul sepak bola nasional di daerah-daerah pelosok, Sjafri rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan uang pribadinya. Dengan tekun dia berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menemukan pemain-pemain muda potensial. Seperti dikatakan salah satu juri Siti Zuhro, figur Indra Sjafri sangat dibutuhkan saat ini.
”Indra Sjafri mampu membawa optimisme bagi bangsa. Kiprahnya sangat menginspirasi terutama bagi kaum muda. Dia layak mendapat apresiasi,” kata peneliti LIPI tersebut. Dengan cita-cita tertinggi bukan sekadar piala dunia U-20 tahun depan, Indra dan jajaran pengurus PSSI serta FIFA bahkan sudah mengeksplorasi dan menyusun bersama beberapa langkah membentuk timnas masa depan yang kuat di segala lini.
Kiprah serta sepak terjang Indra Sjafri dan sosok-sosok lain peraih anugerah People of The Year 2013 diharapkan bisa membawa inspirasi bagi banyak orang. Mereka menggugah kita. Mereka membuka mata kita bahwa di tengah berbagai masalah yang tengah melanda bangsa ini ternyata masih ada orang-orang hebat yang mampu membawa optimisme baru bagi bangsa.
Semoga ajang People of The Year 2013 bisa menjadi pewaris semangat dan kinerja para tokoh yang menerima anugerah penghargaan serta mendorong munculnya semakin banyak orang biasa dengan kiprah luar biasa. Demi bangsa. wiendy hapsari/ litbang
http://www.koran-sindo.com/node/358249

Ditulis Oleh : Kelompom 5||ALUMNI ITS

avatarAbout Author
Terima kasih telah mengunjungi BLOG kami.Mohon maaf bila ada posting-posting yang kurang berkenan. Terima Kasih

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
Diberdayakan oleh Blogger.
▲Top▲